Pemerintah Jepang: Negara-negara G7 Sepakati Persatuan dalam Mendukung Ukraina

Para menteri luar negeri dari Kelompok Tujuh (G7) negara ekonomi maju menegaskan dalam pertemuan di New York pada hari Rabu kerja sama mereka dalam memperluas dukungan untuk Ukraina dan menanggapi keamanan pangan dan energi, kata Kementerian Luar Negeri Jepang, menurut Reuters.

Berita itu juga menyebutkan, "Perkembangan itu terjadi setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi masa perang pertama Rusia sejak Perang Dunia Kedua dan bergerak untuk mencaplok sebagian besar wilayah Ukraina, dan mengancam akan menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan Rusia."

Kutipan Utama

Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan kepada pertemuan G7, Tokyo berencana untuk menerapkan langkah-langkah untuk melarang ekspor produk terkait senjata kimia ke Rusia.

Menteri Luar Negeri Jepang Hayashi mengatakan kepada pertemuan G7, Tokyo berencana untuk memperluas daftar organisasi terkait militer Rusia yang ekspornya dilarang.

Reaksi Pasar

Selera risiko melemah karena berita tersebut, yang pada gilirannya membebani Kontrak Berjangka S&P 500 sementara mendukung imbal hasil dan dolar AS.

Baca juga: Indeks Dolar AS Sentuh Kembali Tertinggi 20 Tahun di Sekitar 111,50

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Incar Penurunan Lebih Lanjut Di Bawah $1.700

Harga emas (XAU/USD) tetap berada di kisaran $1.660 karena para penjual mendukung dolar AS yang lebih kuat dan sentimen risk-off selama sesi Asia hari
مزید پڑھیں Previous

PBOC Menetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 6,9798 di Hari Kamis

People's Bank of China (PBOC) menetapkan tingkat referensi USD/CNY pada 6,9798 pada hari Kamis jika dibandingkan dengan penetapan sebelumnya dan penut
مزید پڑھیں Next