AUD/USD Turun dan Melonjak Karena RBA Sesuai Dengan Konsensus Penurunan Suku Bunga 0,25%

Pasangan AUD/USD muncul ke 0,6980 sebelum turun ke 0,6956 karena Reserve Bank of Australia (RBA) memenuhi ekspektasi pasar di mana suku bunga 0,25% dipangkas menjadi suku bunga acuan.

Investor yang mengharapkan petunjuk untuk pemotongan suku bunga tambahan tidak mendapatkan apa-apa selain kekecewaan karena bank sentral menahan diri untuk tidak memberikan ide segar sembari mengutip prospek ekonomi global yang masuk akal.

Angka yang solid dari Penjualan Rumah Baru HIA (MoM) Australia bulan Mei, 28,8% berbanding -11,8% sebelumnya, menawarkan dukungan awal kepada Dolar Australia (AUD) yang semakin mendapatkan daya tarik dari mundurnya Dolar AS (USD) di tengah keraguan atas gencatan senjata perdagangan AS-China.

Selain itu, komentar dari Presiden AS Donald Trump mengenai Iran dan pembicaraannya dengan Perancis tentang negara Arab yang memiliki Uranium lebih tinggi daripada yang disebutkan dalam kesepakatan nuklir juga membebani pemulihan Greenback baru-baru ini.

RBA sudah jelas, investor mungkin menekankan pada pidato Federal Reserve Bank New York Presiden John Williams untuk arah baru mengingat membaca optimis indeks manufaktur AS dari ISM baru-baru ini.

Perlu juga dicatat bahwa perkembangan mengenai perdagangan AS-China juga akan menjadi sorotan di tengah kurangnya data ekonomi utama. Baru-baru ini, Presiden AS Trump menyebutkan bahwa negosiasi telah dimulai melalui telepon. Namun, Huawei China mengklaim masih belum menerima tanggapan dari Departemen Perdagangan AS bahkan setelah komentar optimis Presiden Trump di G20.

Analisis Teknis

Terobosan sisi atas terhadap Simple Moving Average 100-hari (100-DMA) di level 0,7034 dapat mendorong harga ke tertinggi akhir April di 0,7070 sedangkan kisaran beberapa level sejak pertengahan Mei dapat membatasi penurunan pasangan ini dalam jangka dekat di sekitar 0,6940/35.

RBA: Perlu Menyesuaikan Kebijakan Untuk Mendukung Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Berikut adalah beberapa poin utama dari pernyataan kebijakan moneter RBA terbaru Akan memantau perkembangan di pasar tenaga kerja dengan cermat. Perlu
อ่านเพิ่มเติม Next