BI Agresif Naikkan Suku Bunga ke 5,25%, Rupiah Dapat Bantalan Baru

Bank Indonesia akhirnya merespons tekanan Rupiah dengan langkah yang lebih agresif dari prakiraan pasar. BI menaikkan suku bunga acuan 50 bp ke 5,25%, lebih tinggi dari konsensus 5,00%, sementara Deposit Facility Rate naik ke 4,25% dan Lending Facility Rate ke 6,00%. Keputusan ini memberi sinyal bahwa stabilitas Rupiah kini menjadi prioritas utama BI, terutama saat mata uang Garuda bergerak di dekat rekor terlemah dan tekanan eksternal dari Dolar AS, minyak mahal, serta risiko geopolitik belum mereda.

Reaksi Pasar

Usai keputusan Bank Indonesia, Rupiah mulai mendapat ruang pemulihan. Mata uang Garuda berbalik menguat ke sekitar Rp17.598 per Dolar AS pada pukul 14.59 WIB, atau naik sekitar 0,47%, setelah sebelumnya sempat tertekan hingga Rp17.800 per Dolar AS.

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Jun 17, 2026 07.30

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: 5.25%

Sumber: Bank Indonesia

Consumer Price Index (MoM) South Africa April Naik dari Sebelumnya 0.6% ke 1.1%

Consumer Price Index (MoM) South Africa April Naik dari Sebelumnya 0.6% ke 1.1%
Đọc thêm Previous

Prakiraan Harga USD/CAD: Para Pembeli Menunggu Penembusan EMA 200 di Dekat 1,3770 Jelang Risalah Rapat FOMC

Pasangan mata uang USD/CAD menarik beberapa pembeli turun pada hari Rabu dan naik ke area 1,3765-1,3770 selama paruh pertama sesi Eropa, kembali mendekati level tertinggi sejak 14 April yang disentuh pada hari sebelumnya
Đọc thêm Next