Jefferson, The Fed akan Amati Data yang Masuk, Membuat Keputusan Pertemuan Demi Pertemuan

Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson mengatakan pada hari Selasa bahwa penurunan suku bunga bank sentral AS sebesar 50 basis poin (bp) di bulan September bertujuan untuk menjaga pasar tenaga kerja tetap kuat meskipun inflasi terus menurun, demikian dikutip dari Reuters.

Kutipan-Kutipan Utama

"FOMC telah mendapatkan keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%."

"Untuk mempertahankan kekuatan pasar tenaga kerja, saya dan rekan-rekan FOMC saya telah mengkalibrasi ulang sikap kebijakan kami bulan lalu."

"Aktivitas ekonomi terus tumbuh dengan kecepatan yang kuat. Inflasi telah mereda secara substansial. Pasar tenaga kerja telah mendingin dari kondisi sebelumnya yang terlalu panas."

"Saya berharap bahwa kita akan terus membuat kemajuan menuju tujuan tersebut."

"Pendekatan saya terhadap pembuatan kebijakan moneter adalah membuat keputusan berdasarkan pertemuan demi pertemuan."

"Seiring dengan perkembangan ekonomi, saya akan terus memperbarui pemikiran saya tentang kebijakan untuk mendorong lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga."

Reaksi Pasar

Pada saat artikel ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan 0,03% lebih tinggi pada hari ini di 102,50.

 

 

Collins, The Fed: Ekonomi dan Pasar Tenaga Kerja AS tetap Kuat

Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of Boston Susan Collins mencatat pada hari Selasa bahwa kebijakan The Fed saat ini membantu mendinginkan inflasi, tetapi ekonomi dan pasar tenaga kerja AS masih tampak kuat, dan inflasi inti masih tetap tinggi.
Đọc thêm Previous

Breaking: RBNZ Memangkas Suku Bunga sebesar 50 bp Menjadi 4,75% sesuai Prakiraan

Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka menurunkan Suku Bunga Tunai Resmi (OCR) sebesar 50 basis poin (bp) dari 5,25% ke 4,75%, menyusul berakhirnya pertemuan kebijakan bulan Oktober.
Đọc thêm Next