USD/KRW Naik ke 1.336,6 karena Dolar AS Menguat, Tunggu Komentar Powell Malam Ini
- USD/KRW terus naik dan diperdagangkan di 1.336,6 karena data AS yang kuat mendukung pemulihan Dolar AS.
- Indeks Harga Produksi tahunan Korea Selatan meningkat ke 1,5%, angka bulanan turun ke 0,30%.
- Pasar akan mencermati komentar Ketua The Fed Powell malam ini untuk mendapatkan isyarat lebih lanjut.
Siang ini di perdagangan sesi Asia, USD/KRW melanjutkan kenaikannya ke 1.336,6, naik 0,36%, mengikuti penguatan Dolar AS (USD) karena data-data di AS yang optimis, dengan Indeks Dolar AS (DXY) melampaui level 104, yang saat ini berada di sekitar 104,20. Pasangan mata uang ini terlihat telah masuk kembali ke dalam batas kisaran perdagangan sebelumnya di sekitar 1.342,5-1.320,5.
Hari ini, Bank of Korea (BoK) telah merilis data Indeks Harga Produksi (IHP) bulanan dan tahunan untuk bulan Februari. Angka Inflasi Produsen bulanan merosot ke 0,30% dari 0,50 % pada bulan sebelumnya, sementara, angka tahunan meningkat ke 1,5% dibandingkan dengan peningkatan 1,3 dari bulan sebelumnya. Peningkatan inflasi ini disebabkan oleh naiknya harga produk pertanian, kehutanan, kelautan serta tenaga listrik, air dan gas.
Dolar AS (USD) mendapatkan momentum positif setelah data-data yang dirilis di sesi perdagangan Amerika Serikat (AS) menunjukkan hasil yang baik, tidak sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua The Fed Powell.
IMP Manufaktur S&P Global AS meningkat ke 52,5 di bulan Maret dari 52,2 di bulan Februari, di atas estimasi 51,7. Untuk periode yang sama, IMP Jasa turun ke 51,7 dari pembacaan sebelumnya di 52,3. IMP Gabungan tercatat di 52,2 dibandingkan 52,5 sebelumnya. Klaim Pengangguran Awal mingguan AS untuk pekan yang berakhir tanggal 15 Maret turun ke 210 ribu dari 212 ribu di pekan sebelumnya.
Perhatian pasar akan tertuju pada komentar-komentar dari Ketua The Fed Powell yang akan memberikan sambutan dalam acara Fed Listens: Transitioning to the Post-pandemic Economy pada malam hari ini, di sesi perdagangan AS. Komentar Powell dalam acara tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan The Fed.