NZD/USD Mundur ke 0,6060 Karena Dolar AS Rebound, Ekonomi Selandia Baru Jatuh ke Dalam Resesi

  • NZD/USD turun tajam ke 0,6060 karena Dolar AS mengalami pemulihan yang tajam.
  • S&P Global melaporkan bahwa IMP Manufaktur pendahuluan secara mengejutkan naik ke 52,5 pada bulan Maret.
  • PDB Selandia Baru kuartal keempat menunjukkan bahwa perekonomian berada dalam resesi teknis pada semester kedua 2023.

Pasangan NZD/USD memangkas kenaikan intraday-nya dan berubah menjadi negatif di awal sesi New York pada hari Kamis. Aset Kiwi turun kembali karena Dolar AS rebound tajam dari terendah lima hari 0,6060. Indeks Dolar AS (DXY) naik kuat ke 103,76 karena Federal Reserve (The Fed) merevisi perkiraan Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat lebih tinggi untuk tahun 2024.

Proyeksi ekonomi terbaru The Fed mengindikasikan ekonomi AS akan tumbuh 2,1% pada tahun 2024, direvisi lebih tinggi dari proyeksi Desember 1,4%. Prospek ekonomi yang optimis menjadi pertanda baik bagi mata uang domestik.

Sementara itu, S&P Global telah melaporkan data IMP pendahuluan yang beragam untuk bulan Maret. Badan tersebut menunjukkan bahwa IMP Manufaktur secara mengejutkan naik ke 52,5 dari sebelumnya 52,2. Para investor mengantisipasi IMP pabrik turun ke 51,7. IMP Jasa yang mewakili sektor jasa, yang menyumbang dua pertiga perekonomian, turun pada laju yang lebih cepat ke 51,7 dari ekspektasi 52,0 dan sebelumnya 52,3.

Daya tarik terhadap aset-aset yang dianggap berisiko telah melemah meskipun terdapat ekspektasi pasar yang kuat terhadap The Fed akan menurunkan suku bunga setelah pertemuan kebijakan bulan Juni. FedWatch tool dari CME menunjukkan bahwa terdapat peluang sekitar 74% penurunan suku bunga akan diumumkan pada bulan Juni, yang meningkat secara signifikan dari 59% sebelum pertemuan The Fed.

Di sisi Kiwi, Statz NZ telah melaporkan bahwa perekonomian berada dalam resesi teknis pada semester kedua 2023. Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat untuk tahun 2023 secara mengejutkan mengalami kontraksi 0,1%, sementara para investor memproyeksikan perekonomian tumbuh pada laju yang sama. Pada kuartal ketiga 2023, perekonomian Selandia Baru juga mengalami kontraksi 0,3%. Prospek ekonomi Selandia Baru yang lemah dapat memaksa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih awal.

level-level teknis NZD/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 0.6053
Perubahan harian hari ini -0.0028
Perubahan harian hari ini % -0.46
Pembukaan harian hari ini 0.6081
 
Tren
SMA 20 Harian 0.613
SMA 50 Harian 0.6126
SMA 100 Harian 0.6132
SMA 200 Harian 0.6079
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 0.6086
Terendah Harian Sebelumnya 0.6024
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 0.6191
Terendah Mingguan Sebelumnya 0.608
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 0.6219
Terendah Bulanan Sebelumnya 0.6037
Fibonacci Harian 38,2% 0.6062
Fibonacci Harian 61,8% 0.6048
Pivot Point Harian S1 0.6041
Pivot Point Harian S2 0.6002
Pivot Point Harian S3 0.5979
Pivot Point Harian R1 0.6103
Pivot Point Harian R2 0.6126
Pivot Point Harian R3 0.6165

 

 

Perubahan Persediaan Gas Alam EIA Amerika Serikat Maret 15 Keluar Sebesar 7B, Di Atas Perkiraan 4B

Perubahan Persediaan Gas Alam EIA Amerika Serikat Maret 15 Keluar Sebesar 7B, Di Atas Perkiraan 4B
আরও পড়ুন Previous

Franc Swiss Kemungkinan akan Tetap Lemah – Rabobank

Nilai Franc Swiss (CHF) telah turun 1,2% setelah penurunan suku bunga 'mengejutkan' dari SNB. Para ekonom di Rabobank menganalisis prospek CHF.
আরও পড়ুন Next