USD/MXN Anjlok di Tengah Sentimen Risk-On, Tetap di Bawah 16,90 Menjelang Inflasi Meksiko

  • USD/MXN melanjutkan penurunan beruntun yang dimulai pada 29 Februari.
  • Dolar AS kesulitan karena sentimen risk-on di tengah lebih rendahnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS.
  • Inflasi Umum Meksiko diprakirakan melambat pada bulan Februari.

USD/MXN menghadapi tekanan ke bawah karena lemahnya Dolar AS (USD), yang mungkin disebabkan oleh sentimen risk-on di tengah lemahnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Pasangan mata uang ini beringsut lebih rendah ke dekat 16,90 selama sesi Eropa pada hari Kamis, dengan Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan lebih rendah di sekitar 103,30.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS menghadapi tantangan ketika Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengomentari kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2024 dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR. Namun, Powell menyatakan bahwa tidak tepat jika menurunkan kisaran target sampai terdapat tingkat kepastian yang lebih tinggi bahwa inflasi secara konsisten bergerak menuju target 2%.

Data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah berkontribusi pada tekanan terhadap Dolar AS (USD), yang pada gilirannya, bertindak sebagai penghambat bagi pasangan USD/MXN. Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Februari dilaporkan 140 ribu, sedikit di bawah prakiraan 150 ribu namun merupakan peningkatan dari sebelumnya 111 ribu.

Di sisi Meksiko, INEGI merilis Keyakinan Konsumen untuk bulan Februari, menunjukkan sedikit penurunan ke 47,1 dari 47,6. Penyesuaian musiman juga lebih rendah di 47,0 dari 47,1. Para pedagang menunggu data inflasi bulan Februari yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis. Inflasi IHK diprakirakan melambat, diprakirakan naik 0,11%, dibandingkan kenaikan sebelumnya 0,89%.

Para ekonom di CIBC Capital Markets mengantisipasi pasangan USD/MXN akan naik karena Bank of Mexico (Banxico) siap untuk menyimpang dari Federal Reserve dengan menerapkan penurunan suku bunga bulan ini. Mengingat kurangnya penyesuaian dalam arah pencapaian target inflasi 3% dan indikasi Banxico soal potensi penurunan suku bunga pada bulan Maret, mereka mempertahankan proyeksi penurunan suku bunga berturut-turut mulai bulan depan, dengan prakiraan suku bunga overnight 9,25% pada akhir tahun.

 

AUD/JPY Terdepresiasi di Tengah Ekspektasi BoJ Cabut Suku Bunga Negatif, Menggantung Dekat 97,50

AUD/JPY jatuh ke dekat 97,50 selama sesi Eropa pada hari Kamis, memangkas kenaikan yang tercatat di sesi sebelumnya. Pasangan AUD/JPY melemah setelah Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda menyebutkan bahwa "sepenuhnya mungkin akan mencari jalan keluar dari stimulus sambil berupaya mencapai target inflasi 2%." Dia juga mengatakan bahwa besaran kenaikan suku bunga akan ditentukan oleh situasi saat suku bunga negatif dicabut.
อ่านเพิ่มเติม Next