ECB Menemui Jalan Buntu Dalam Kebijakan Moneternya – UOB

Ekonom Lee Sue Ann di UOB Group mengulas keputusan suku bunga ECB terbaru.

Poin-Poin Penting

European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mempertahankan tiga suku bunga utamanya tidak berubah setelah 10 kenaikan berturut-turut. Siaran pers yang menyertainya hampir sama dengan siaran pers pada bulan September, dimana Dewan Pengatur menyatakan akan terus mengikuti pendekatan yang bergantung pada data.

Dewan Pengatur juga menegaskan kembali komitmennya untuk terus menginvestasikan kembali dana obligasi jatuh tempo yang dibeli melalui Program Pembelian Darurat Pandemi/Pandemic Emergency Purchase Programme (PEPP). Pada konferensi pers, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa parameter PEPP dan persyaratan cadangan minimum tidak dibahas dan tidak menguraikan kapan persoalan ini dapat ditangani.

Mengenai hal yang disebutkan di atas, ECB mungkin menunggu pembahasan mengenai tinjauan kerangka kerjanya, yang kemungkinan akan terjadi pada akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024. Sementara itu, mengingat imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, kemungkinan besar ECB akan terus mematuhi kebijakan hingga akhir tahun 2024. Mengenai suku bunga, kami memprakirakan ECB akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, meskipun peluang kenaikan suku bunga di masa depan tetap terbuka.

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD akan Melonjak karena Eskalasi Regional Konflik Timur Tengah – UBS

Emas akan tetap menjadi lindung nilai yang baik, meskipun ada kekhawatiran bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama
Baca lagi Previous

AUD/USD Naik Menuju 0,6400 saat Dolar AS Turun Jelang Kebijakan The Fed

Pasangan AUD/USD melanjutkan kenaikan di atas resistance penting 0,6368 di awal sesi New York. Dolar Australia mendekati resistance angka bulat 0,6400
Baca lagi Next