Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Menguat di Atas Level $1.920 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

  • Harga emas mendapatkan momentum di sekitar $1.925 pada hari Senin di tengah suasana hati yang berhati-hati.
  • Pasar mengantisipasi Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan kebijakan bulan September.
  • Data ekonomi Tiongkok yang optimis mendorong harga emas, menambah sinyal bahwa kontraksi ekonomi negara tersebut telah mencapai puncaknya.
  • Para pelaku pasar akan mencermati Keputusan Suku Bunga Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu.

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan di wilayah positif selama tiga hari berturut-turut selama awal sesi Asia pada hari Senin. Langkah stimulus Tiongkok dan data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan minggu lalu menambah sinyal bahwa kontraksi ekonomi terbesar kedua di dunia ini telah mencapai puncaknya, yang menguntungkan logam mulia ini. Harga emas tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar $1.924, naik 0,02% pada hari ini.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) berada di sekitar 105,20 setelah turun dari level tertinggi sembilan bulan di 105,40. Sementara itu, imbal hasil obligasi AS naik tipis dengan obligasi AS bertenor 10 tahun berada di kisaran 4,30% pada saat berita ini ditulis. Namun, potensi pergerakan korektif yang signifikan pada dollar AS (USD) mungkin terbatas, karena suasana pasar yang berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) AS pada hari Rabu.

Pasar memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan kebijakan bulan September sambil mempertahankan satu kali kenaikan suku bunga lagi. Ketua The Fed Jerome Powell nantinya akan mengadakan konferensi pers tanpa ada perubahan besar yang diharapkan dari The Fed. Namun, sikap dovish dari pejabat tersebut dapat memicu penurunan Dolar AS (USD) dan bertindak sebagai pendorong bagi harga emas.

Selain itu, data ekonomi Tiongkok yang optimis mendorong harga emas karena Tiongkok adalah konsumen emas terbesar di dunia. Biro Statistik Nasional (NBS) mengungkapkan pada hari Jumat, bahwa Penjualan Ritel Tiongkok untuk bulan Agustus meningkat 4,6% YoY dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya sebesar 2,5%, melebihi ekspektasi pasar. Sementara itu, Produksi Industri negara ini naik menjadi 4,5% di bulan Agustus dari 3,7% di bulan Juli, di atas ekspektasi pasar sebesar 3,9%.

Ke depan, para pelaku pasar akan berfokus pada Keputusan Suku Bunga The Fed pada hari Rabu. Selain itu, data awal IMP S&P Global untuk bulan September akan dirilis pada hari Jumat. Acara-acara ini dapat memberikan arah yang jelas pada harga emas.

 

USD/JPY Bergerak Lebih Rendah di Sekitar 147,70 yang Hentikan Kenaikan Beruntun

USD/JPY memulai minggu ini dengan upaya untuk menghentikan kenaikan beruntun, diperdagangkan lebih rendah di sekitar 147,70 selama jam perdagangan awa
مزید پڑھیں Previous

AUD/USD Tidak Memiliki Arah Intraday yang Kuat, Berkonsolidasi dalam Kisaran di Bawah Pertengahan 0,6400-an

Pasangan AUD/USD berusaha keras untuk mendapatkan traksi yang berarti pada hari Senin dan tetap terkurung dalam kisaran perdagangan yang sempit selama
مزید پڑھیں Next