NZD/USD Melanjutkan Penurunan Beruntun, Turun di Bawah 0,5900

  • NZD/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,5880 setelah IMP Jasa Caixin Tiongkok yang suram.
  • Data pekerjaan yang moderat turut mendukung Dolar AS (USD).
  • Para investor tampaknya menerima hampir berakhirnya siklus kenaikan suku bunga oleh The Fed.
  • Country Garden Tiongkok melakukan penundaan pembayaran bunga, menghindari gagal bayar.

NZD/USD melanjutkan penurunan beruntun untuk 3 hari berturut-turut, diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,5890 selama sesi Asia hari Selasa. Pasangan mata uang ini mengalami tekanan turun karena IMP Jasa Caixin Tiongkok yang suram untuk bulan Agustus, yang turun ke angka 51,8 dari 54,1 sebelumnya. Laporan ini memperkuat kekhawatiran tentang memburuknya kondisi ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini, yang menekan turun pasangan NZD/USD.

Selain itu, pertumbuhan tenaga kerja yang moderat di bulan Agustus dan pemulihan imbal hasil Treasury AS membantu dolar mempertahankan kekuatannya terhadap Dolar Selandia Baru (NZD).

Pasangan NZD/USD tidak dapat menghibur optimisme pasar karena langkah-langkah stimulus Tiongkok dan perkembangan positif seputar Country Garden. Pengembang properti terbesar di Tiongkok menginformasikan kepada para krediturnya pada hari Selasa bahwa mereka telah berhasil melakukan penundaan pembayaran bunga. Hal ini akan menghindari gagal bayar utang dan memastikan kelangsungan finansial perusahaan, setidaknya untuk saat ini.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 104,30 pada saat artikel ini ditulis.

Selain itu, para investor tampaknya menerima potensi pendekatan akhir dari siklus kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS (Fed). Sentimen ini dapat mendorong para penjual pasangan NZD/USD untuk memasuki pasar dan melemahkan pasangan mata uang ini lebih lanjut.

Para pelaku pasar mengharapkan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah selama pertemuan kebijakan di bulan September karena data pekerjaan yang lemah. Selain itu, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Loretta J. Mester menyatakan dukungannya terhadap sikap hawkish the Fed dan menepis adanya kecenderungan untuk menurunkan suku bunga dalam pidatonya pada hari Jumat.

Para pelaku pasar kemungkinan akan mengamati rilis Pesanan Pabrik AS (Juli) yang dijadwalkan akan dirilis nanti di sesi Amerika Utara. Pada hari Rabu, IMP Jasa ISM AS (Agustus) akan diperhatikan karena dapat memberikan panduan berharga untuk melacak lintasan Greenback.

 

GBP/USD: Support Kuat Tetap di Sekitar 1,2545 – UOB

Sementara retracement lebih lanjut dalam GBP/USD muncul dalam waktu dekat, terdapat support kuat di sekitar level 1,2545, menurut Ekonom UOB Group Lee
مزید پڑھیں Previous

EUR/GBP Pulih ke 0,8550 Meski Pertarungan ECB vs BoE Tampak Tidak Menentu

EUR/GBP tetap berada di sekitar 0,8550 karena membalik penurunan awal pekan di jam-jam awal sesi Eropa pada hari Selasa. Dengan demikian, pasangan mat
مزید پڑھیں Next