AUD/USD Mundur dari Atas 0,6650 karena Investor Mengantisipasi Kebijakan RBA yang Netral

  • AUD/USD telah mengalami tekanan jual setelah pemulihan mendekati 0,6650 karena Indeks USD telah pulih.
  • Dampak bencana gagal bayar utang pemerintah Amerika Serikat dapat mengurangi posisi kepemimpinan dan kredibilitas ekonomi Amerika Serikat.
  • Mendinginnya kondisi pasar tenaga kerja Australia yang ketat diharapkan akan memaksa Reserve Bank of Australia (RBA) untuk kembali ke sikap kebijakan yang tidak berubah.
  • Kenaikan AUD/USD dibatasi dari level tertinggi 3 April di sekitar 0,6793, sementara penurunan dibatasi dari level terendah 7 Maret di sekitar 0,6580.

AUD/USD telah menunjukkan beberapa tekanan jual setelah pergerakan pemulihan mendekati 0,6650 di sesi Asia. Aset AUD/USD menyaksikan aksi jual ekstrim di awal sesi Asia setelah rilis data Ketenagakerjaan Australia yang suram. Perlambatan yang sangat besar telah terjadi pada data Ketenagakerjaan Australia karena perusahaan-perusahaan menghadapi tekanan akibat kenaikan suku bunga dari Reserve Bank of Australia (RBA).

S&P500 berjangka telah memulihkan sebagian besar penurunan yang dibukukan di awal Asia, yang menggambarkan pemulihan selera risiko para pelaku pasar. Ekuitas AS banyak dibeli pada hari Rabu setelah Presiden AS Joe Biden tetap yakin akan persetujuan untuk menaikkan batas plafon utang AS. Ekspektasi kenaikan batas pinjaman AS melonjak setelah anggota DPR Joseph McCarthy menyebutkan bahwa kesepakatan dengan Gedung Putih dapat dilakukan.

Indeks Dolar AS (DXY) berusaha untuk naik di atas resistensi terdekat di 102,90 meskipun kekhawatiran akan bencana gagal bayar AS telah surut. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah turun tajam di bawah 3,57%.

Masalah Plafon Utang AS akan Diselesaikan pada Akhir Pekan

Setelah komentar terbaru dari Presiden AS Joe Biden dan anggota DPR Joseph McCarthy, satu hal yang jelas adalah bahwa masalah plafon utang AS akan diselesaikan karena hal ini dapat memaksa Departemen Keuangan AS untuk gagal bayar. Dampak buruk dari gagal bayar Departemen Keuangan AS dapat mengurangi posisi kepemimpinan dan kredibilitas ekonomi Amerika Serikat.

Namun, fakta penting dari komentar-komentar tersebut adalah bahwa kesepakatan gagal bayar sama sekali tidak mungkin terjadi. Setiap anggota yang menghadiri negosiasi plafon utang AS mengakui bahwa kenaikan plafon utang AS bersama dengan defisit anggaran yang lebih tinggi karena peningkatan inisiatif pengeluaran Presiden menyebutkannya sebagai bencana. Indeks USD juga akan berada di bawah tekanan karena banyaknya Dolar AS yang masuk ke dalam perekonomian akan mengurangi daya tariknya.

Ketenagakerjaan Australia yang Suram Mendukung Kebijakan Reserve Bank of Australia yang Stabil

Dolar Australia terpukul di awal sesi Asia setelah Biro Statistik Australia merilis angka Ketenagakerjaan yang suram. Sesuai laporan, pasar tenaga kerja Australia melaporkan penurunan jumlah gaji sebesar 4,3 ribu sementara pasar mengantisipasi tambahan 25 ribu pekerjaan baru. Tingkat Pengangguran melonjak tajam menjadi 3,7% vs konsensus dan rilis sebelumnya 3,5%.

Mendinginnya kondisi pasar tenaga kerja yang ketat diharapkan akan memaksa Reserve Bank of Australia (RBA) untuk kembali ke sikap kebijakan yang tidak berubah. Investor perlu mencatat bahwa Gubernur RBA Philip Lowe secara mengejutkan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 3,85% pada kebijakan moneter bulan Mei.

Pada hari Rabu, lembaga Australia melaporkan data Indeks Harga Upah yang membandel. Data biaya tenaga kerja diperkirakan akan melunak ke depan karena lowongan pekerjaan yang lebih rendah akan memangkas daya tawar yang menguntungkan para pencari kerja.

Prospek Teknis AUD/USD

Grafik AUD/USD

Pengamatan skala empat jam AUD/USD mengindikasikan bahwa kenaikan dibatasi dari level tertinggi 3 April di sekitar 0,6793, sementara penurunan dibatasi dari level terendah 7 Maret di sekitar 0,6580. Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di 0,6666, mengindikasikan barikade untuk kenaikan Dolar Australia.

Terobosan yang menentukan dari Relative Strength Index (RSI) (14) ke dalam kisaran 20,00-40,00 akan memicu momentum penurunan.

 

USD/CAD Bertahan pada Kenaikan Tipis di Bawah 1,3500, Harga Minyak Pangkas Kenaikan, Dolar AS Menguat

USD/CAD bergerak di sekitar puncak dalam perdagangan harian di dekat 1,3470-75 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Dengan demikian, para pembeli pasangan
Baca selengkapnya Previous

Dubes RRT: Tiongkok akan Melanjutkan Impor Kayu Australia

Duta Besar Tiongkok untuk Australia, Xiao Qian, mengatakan bahwa Tiongkok berada di jalur yang tepat untuk melanjutkan impor kayu Australia mulai hari
Baca selengkapnya Next