Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mundur Lebih Jauh dari Tertinggi sepanjang Masa Jelang Laporan NFP AS

  • Harga emas melanjutkan penurunan semalam dari level tertinggi sepanjang masa dan terus melemah pada hari Jumat.
  • Pemulihan imbal hasil obligasi AS mendorong arus menjauh dari XAU/USD menjelang laporan penting NFP AS.
  • Prospek Federal Reserve yang kurang hawkish dan Dolar AS yang lebih lemah akan membantu membatasi pelemahan lebih lanjut.

Hargaemas berada di bawah tekanan jual pada hari terakhir pekan ini dan mundur lebih jauh dari level tertinggi sepanjang masa, di sekitar area $2.078-$2.079 yang disentuh pada hari Kamis. XAU/USD melanjutkan penurunannya selama paruh pertama sesi Eropa dan turun ke area $2,037, atau level terendah harian baru dalam satu jam terakhir.

Harga Emas Turun Lebih Rendah menjelang Laporan Nonfarm Payrolls (NFP)

Kenaikan intraday yang tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) ternyata menjadi faktor kunci yang mendorong arus menjauh dari harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Hal ini, bersama dengan beberapa reposisi perdagangan menjelang data pekerjaan bulanan AS yang diawasi ketat, memberikan tekanan pada XAU/USD. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang terkenal akan dirilis pada awal sesi Amerika Utara dan diprakirakan akan menunjukkan bahwa ekonomi AS menambahkan 179 ribu lapangan pekerjaan pada bulan April, turun dari 236 ribu pada bulan sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran diprarkirakan akan tetap stabil pada 3,5% selama bulan yang dilaporkan. Selain itu, para investor akan mengambil isyarat dari Penghasilan Rata-Rata Per Jam untuk mendapatkan wawasan baru terkait kemungkinan kenaikan lebih lanjut dalam tekanan inflasi, yang pada gilirannya akan memberikan dorongan yang berarti bagi logam ini.

Kombinasi Berbagai Faktor akan Membantu Membatasi Pelemahan Lebih Lanjut

Sementara itu, kekhawatiran terhadap sektor perbankan AS dan prospek Federal Reserve (The Fed) yang kurang hawkish akan membantu membatasi penurunan harga Emas. Para investor tetap khawatir mengenai krisis perbankan besar-besaran di AS dan pemberi pinjaman regional PacWest Bancorp dapat menjadi domino berikutnya yang berpotensi jatuh. Sementara itu, bank sentral AS menguraikan pendekatan yang lebih ketat dan berbasis data untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut. Selain itu, Ketua The Fed Jerome Powell pada awal pekan ini mengisyaratkan bahwa bank sentral hampir mencapai suku bunga acuan. Para investor menganggap ini sebagai tanda bahwa bank sentral dapat menghentikan siklus kenaikan suku bunga yang telah berlangsung selama setahun lebih cepat daripada yang diprakarikan. Hal ini, bersama dengan kekhawatiran atas pagu utang AS, menarik penjual baru di sekitar Dolar AS (USD) dan selanjutnya dapat memberikan dukungan pada komoditas dalam mata uang Dolar AS.

XAU/USD tetap Berada di Jalur yang Tepat untuk Mencatat Kenaikan Mingguan yang Kuat

Namun demikian, harga Emas, untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan kenaikan beruntun selama tiga hari, meskipun tetap berada di jalur yang tepat untuk mencatat kenaikan mingguan yang kuat sebesar hampir 3%. Selain itu, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas membuat kita perlu menunggu aksi jual lanjutan yang kuat sebelum mengonfirmasi bahwa puncak jangka pendek telah terbentuk dan memposisikan diri untuk penurunan korektif yang berarti.

Prospek Teknikal Harga emas

Dari perspektif teknikal, swing low semalam, di sekitar level $2.030, dapat melindungi penurunan langsung menjelang wilayah $2.020 dan titik tembus resistance $2.012-$2.010, yang saat ini menjadi support. Hal ini diikuti oleh level psikologis $2.000, yang akan menjadi titik penting. Kegagalan untuk mempertahankan level support tersebut dapat mendorong beberapa penjualan teknikal dan menyeret harga Emas kembali ke support horizontal kuat $1.980-$1.970.

Di sisi lain, area $2.050-$2.053 saat ini tampaknya telah muncul sebagai rintangan langsung. Beberapa aksi beli lanjutan berpotensi mengangkat harga Emas kembali ke level tertinggi sepanjang masa, di sekitar area $2.078 yang disentuh pada hari Kamis. Momentum ini dapat berlanjut lebih jauh dan memungkinkan para padagang bullish untuk mengincar level $2.100.

Kasus untuk Dolar yang Lebih Lemah Sedang Berkembang – ING

Para ekonom di ING memprakirakan Dolar AS akan memulai tren bearish. Pasar yang Tegang, namun Tren Bearish Dolar akan Menang "Fokus yang terus berla
อ่านเพิ่มเติม Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mungkin akan Tetap Stabil di Tertinggi – Commerzbank

Para ekonom di Commerzbank memperkirakan Emas akan tetap berada di level tertinggi. Prospek Baru bagi Emas "Rekor tertinggi baru sedang dalam jangka
อ่านเพิ่มเติม Next