NZD/USD tetap Defensif, Bertahan di Atas 0,6200 Jelang Risalah Rapat FOMC

  • NZD/USD bergulat di dekat level terendah bulanan meskipun kenaikan suku bunga RBNZ yang hawkish pada hari Rabu.
  • Prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed mendukung USD dan membatasi kenaikan.
  • Kekhawatiran terhadap resesi juga menguntungkan dolar dan bertindak sebagai penghalang bagi Kiwi yang sensitif terhadap risiko.
  • Para pedagang saat ini menunggu rilis risalah rapat FOMC sebelum memasang posisi baru.

Pasangan NZD/USD berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan yang moderat dalam perdagangan harian dan menarik para penjual baru di sekitar pertengahan 0,6200-an pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini saat ini ditempatkan hanya beberapa poin di atas level 0,6200, atau level terendah sejak 6 Januari yang dicapai pada hari Jumat lalu, dan Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang signifikan secara teknikal.

Prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed membuat Dolar AS tertahan di dekat puncak multi-minggu, yang pada gilirannya dipandang sebagai faktor kunci yang menjadi penghalang bagi pasangan NZD/USD. Faktanya, pasar tampaknya yakin bahwa bank sentral AS akan tetap berpegang pada sikap hawkish-nya dan telah memprakirakan setidaknya kenaikan suku bunga sebesar 25 bp pada dua pertemuan FOMC berikutnya di bulan Maret dan Mei. Pertaruhan ini semakin terangkat oleh kuatnya angka IMP AS pada hari Selasa, yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis secara tak terduga rebound ke level tertinggi delapan bulan di bulan Februari.

Hal ini terjadi karena data makro AS yang optimis, yang menunjukkan bahwa ekonomi tetap tangguh meskipun ada kenaikan biaya pinjaman. Selain itu, data IHK dan IHP AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa inflasi tidak turun secepat yang diharapkan. Selain itu, beberapa anggota FOMC, termasuk Ketua The Fed Jerome Powell, baru-baru ini menekankan perlunya untuk terus menaikkan suku bunga secara bertahap untuk sepenuhnya mengendalikan inflasi. Hal ini tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang, bersama dengan nada risiko yang lebih lemah, mendukung safe-haven.

Sentimen pasar masih rapuh di tengah kekhawatiran terhadap resesi global yang akan datang. Selain itu, ketegangan geopolitik membebani sentimen para investor dan mendorong aliran dana keluar dari Kiwi yang sensitif terhadap risiko. Faktor-faktor fundamental yang disebutkan di atas, secara lebih luas, membayangi kenaikan suku bunga yang hawkish dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada hari Rabu ini. Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi pasangan NZD/USD adalah ke sisi bawah, meskipun penembusan yang meyakinkan di bawah SMA 200-hari diperlukan untuk mengkonfirmasi prospek bearish.

 

GBP/USD: Cakupan untuk Penurunan Kembali di Bawah 1,20 dalam Beberapa Pekan ke Depan – Rabobank

Pound Inggris mencatat kenaikan yang mengesankan didukung oleh berita ekonomi yang optimis pada hari Rabu. Meskipun begitu, para ekonom di Rabobank me
Đọc thêm Previous

EUR/USD Tidak Mungkin Turun Jauh di Bawah 1,06 – Commerzbank

Antje Praefcke, Analis FX di Commerzbank, tidak memprakirakan EUR/USD akan turun jauh di bawah 1,06. Euro Kemungkinan akan Bertahan dengan Cukup Baik
Đọc thêm Next