S&P 500 Futures, Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Masih Tidak Menentu karena pedagang Tunggu Inflasi AS

  • Sentimen pasar tetap berhati-hati karena para trader menunggu IHK AS untuk bulan Januari.
  • Harapan akan kejutan kenaikan, pembicaraan The Fed yang hawkish menguji optimisme sebelumnya.
  • Kontrak Berjangka S&P 500 naik turun setelah lompatan harian terbesar di bulan Februari.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun AS tetap tertekan setelah berbalik arah dari puncak bulanan.

Pasar menggambarkan kecemasan pra-data yang khas karena para pedagang menunggu Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang sangat penting untuk bulan Januari pada hari Selasa. Menambah kurangnya momentum perdagangan bisa jadi karena sentimen yang berhati-hati menjelang beberapa rilis penting dari Jepang, Eropa dan Inggris.

Sementara menggambarkan sentimen tersebut, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis di sekitar 4.140, menyusul lonjakan harian terbesar bulan ini. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah  AS bertenor 10 tahun turun hampir dua basis poin menjadi 3,69%, setelah berbalik dari level tertinggi satu bulan pada hari sebelumnya. Perlu dicatat bahwa Indeks Dolar AS (DXY) tetap tertekan sementara ekuitas di kawasan Asia Pasifik diperdagangkan bervariasi.

Selain kecemasan menjelang katalis-katalis penting, hasil proyeksi ekspektasi inflasi AS yang suram dan kontras dengan pernyataan hawkish dari the Fed juga menjadi tantangan bagi pergerakan pasar. Di sisi yang sama, harapan akan kejutan positif dari inflasi AS dan kegelisahan AS-Tiongkok semakin memperkuat pesimisme ringan.

Pada hari Senin, Gubernur The Fed Michelle Bowman mengatakan bahwa Federal Reserve perlu terus menaikkan suku bunga untuk mencapai tingkat yang cukup tinggi untuk membawa inflasi kembali ke tingkat target bank sentral, demikian dikutip dari Reuters. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Philadelphia Patrick Harker menolak pembicaraan tentang penurunan suku bunga The Fed selama 2023. Namun, pengambil kebijakan itu menyebutkan, "The Fed kemungkinan tidak akan memangkas tahun ini, tetapi mungkin bisa pada 2024 jika inflasi mulai surut."

Di tempat lain, ekspektasi inflasi AS, sesuai dengan tingkat inflasi impas 10 tahun dan 5 tahun dari Federal Reserve (FRED) St Louis turun dari level tertinggi bulanan menjadi 2,31% dan 2,44%.

Di halaman yang berbeda, "Kongres AS akan mengambil pandangan bipartisan pada objek udara tak dikenal yang telah masuk ke wilayah udara AS dan Kanada, dan mengapa mereka tidak ditemukan lebih cepat," kata Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Schumer. Perlu dicatat bahwa seorang Jenderal Militer AS sebelumnya mengesampingkan kemungkinan bahwa Tiongkok terlibat dalam "benda tak dikenal" yang ditembak jatuh pada akhir pekan lalu.

Ke depan, optimisme awal tahun dan kebangkitan kontrak kerja tampaknya membuat para anggota bank sentral yang hawkish tetap berharap karena data inflasi AS akan dirilis. Namun, IHK AS untuk bulan Januari memiliki prakiraan YoY yang lebih rendah dari 6,2% versus 6,5% dan dapat mendukung para pengambil risiko jika sesuai atau menurun di bawah ekspektasi.

Ekspektasi Inflasi RBNZ (Krtl/Krtl) Selandia Baru 1Q Turun Ke 3.3% Dari Sebelumnya 3.62%

Ekspektasi Inflasi RBNZ (Krtl/Krtl) Selandia Baru 1Q Turun Ke 3.3% Dari Sebelumnya 3.62%
Leer más Previous

Survei RBNZ: Ekspektasi Inflasi Selandia Baru Melemah di kuartal Pertama 2023, Kiwi Turun

Menurut survei kondisi moneter terbaru, yang dilakukan oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada hari Selasa, ekspektasi inflasi Selandia Baru (NZ)
Leer más Next