AUD/USD Menuju 0,6980 karena Imbal Hasil yang Lemah Membebani Indeks USD

  • AUD/USD berusaha merebut kembali resistensi kritis 0,6980 karena Indeks Dolar AS telah turun.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih lemah membebani Indeks Dolar AS.
  • Morgan Stanley telah merevisi puncak suku bunga the Fed di 5,25%.

Pasangan AUD/USD telah berubah sideways setelah kenaikan bertahap di atas 0,6960 di awal sesi Eropa. Aset AUD/USD berjuang untuk melanjutkan kenaikan di tengah ketiadaan pemicu potensial untuk aksi penguatan di pasar.

S&P500 futures telah memulihkan penurunan yang ditunjukkan di sesi Asia, namun sedang berjuang untuk menambah kenaikan ke depan. Kemampuan pengambilan risiko para pelaku pasar tidak membaik karena komentar terbaru dari Presiden AS Joe Biden mengenai perselisihan dengan Tiongkok, saat berpidato di State of the Union (SOTU), telah memicu kewaspadaan. Secara umum, suasana pasar tampak sangat tenang.

Indeks Dolar AS (DXY) tetap sangat tenang di 103,00 tetapi menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut karena imbal hasil obligasi AS telah menerima daya tarik negatif. Indeks USD diharapkan akan mengalami penurunan tajam setelah menyerahkan support terdekat di 102,90. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah turun mendekati 3,65%.

Komentar dari ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell telah sepenuhnya menghilangkan peluang jeda dalam pengetatan kebijakan oleh Fed. Setelah perlambatan dalam data belanja konsumen bulan Desember, aktivitas ekonomi, dan data Indeks Harga Produsen (IHP), pasar mulai bertaruh bahwa The Fed akan menghindari kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Sementara laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Januari telah membalik keadaan dan mendukung sikap kebijakan yang hawkish. Perkiraan terbaru dari Morgan Stanley menyatakan ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) untuk pertemuan Maret setelah laporan pekerjaan AS yang kuat pada hari Jumat, sebelum menyampaikan harapan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bp pada bulan Mei setelah pidato Powell.

Hal yang sama membawa ekspektasi Morgan Stanley untuk suku bunga puncak menjadi 5,00% hingga 5,25% sesuai dengan perkiraan terbaru.

Sementara itu, Dolar Australia juga mengharapkan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Reserve Bank of Australia (RBA) karena ekonomi Australia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan tekanan inflasi yang berarti.

 

Fitch Merevisi Proyeksi Pertumbuhan Tiongkok 2023 Menjadi 5,0% dari 4,1%

Rabu pagi di Eropa, lembaga pemeringkat global Fitch merilis perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang optimis untuk Tiongkok dengan meng
আরও পড়ুন Previous

Analisis Harga USD/JPY: Tidak Memiliki Arah Di Antara Support Tujuh Minggu dan DMA-50

USD/JPY turun dari level tertinggi harian karena para penjual menyerang 131,00 selama jam-jam awal sesi Eropa hari Rabu. Namun, pasangan Yen tetap tid
আরও পড়ুন Next