Tiongkok: Fondasi untuk Pemulihan Ekonomi Tidak Kokoh

Mengutip media pemerintah Tiongkok, Reuters melaporkan berita utama dari Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan Tiongkok.

Poin-poin Utama

"Fondasi untuk pemulihan ekonomi Tiongkok tidak solid."

"Ekonomi Tiongkok menghadapi tekanan yang relatif besar dari menyusutnya permintaan, guncangan pasokan, dan melemahnya ekspektasi."

"Tiongkok akan menerapkan kebijakan moneter yang hati-hati pada tahun 2023."

"Tiongkok akan menerapkan kebijakan fiskal proaktif pada tahun 2023."

"Kebijakan moneter Tiongkok akan tepat dan tegas."

"Tiongkok akan menjaga likuiditas cukup banyak."

"Tiongkok harus mengoordinasikan pencegahan dan pengendalian epidemi serta pembangunan ekonomi dan sosial dengan lebih baik."

"Tiongkok akan meningkatkan penyesuaian ekonomi makro, memperkuat koordinasi kebijakan."

"Tiongkok akan memperluas permintaan domestik, memprioritaskan pemulihan konsumsi."

"Tiongkok akan terus memberikan peran penuh pada peran ekspor dalam mendukung perekonomian."

"Perumahan adalah untuk hidup, bukan untuk spekulasi."

"Tiongkok akan memastikan perkembangan pasar properti yang sehat."

"Tiongkok akan memenuhi kebutuhan pembiayaan yang wajar dari industri properti."

"Tiongkok akan secara efektif mencegah dan mengurangi risiko pengembang properti terkemuka berkualitas tinggi."

"Tiongkok akan mendukung permintaan perumahan yang kaku dan lebih baik."

"Tiongkok akan mendorong investasi swasta dalam proyek-proyek investasi utama."

"Tiongkok akan menjaga garis bawah untuk mencegah risiko sistemik."

Reaksi pasar

Pasar tetap menghindari risiko dengan indeks saham berjangka AS kehilangan sekitar 1% setelah komentar ini.

EUR/USD Akan Melihat Kelebihan Bullish Dalam Beberapa Hari Mendatang – SocGen

ECB menguraikan rencana untuk memulai pengetatan kuantitatif. Dengan demikian, Euro masih memiliki banyak momentum kenaikan, dalam pandangan Kit Jucke
Devamını oku Previous

SNB: Situasi di Swiss akan Lebih Penting untuk Pasar FX – Commerzbank

Bankir bank sentral Swiss sekali lagi mengubah strategi intervensi mereka. Menurut pendapat para ekonom di Commerzbank, situasi di Swiss akan menjadi
Devamını oku Next