GBP/JPY Bergerak Menuju Rintangan 167,60 Di Tengah Beragam Kekhawatiran Seputar BoJ

  • GBP/JPY mengambil tawaran beli untuk menantang resistensi enam pekan.
  • Optimisme hati-hati mendukung pergerakan pemulihan di tengah sesi yang lesu.
  • Para elang BoE dan keragu-raguan seputar langkah BoJ berikutnya mendukung pembeli.

GBP/JPY mencetak kenaikan 0,30% dalam perdagangan harian karena menyentuh garis resistensi multi-hari di sekitar $167,60 menjelang sesi Eropa hari Selasa.

Dengan demikian, pasangan mata uang silang ini mendukung sentimen risk-on pasar, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lesu dan keraguan atas langkah Bank of Japan (BoJ) selanjutnya.

Reuters mengutip Takeo Hoshi, seorang akademisi yang memiliki hubungan dekat dengan para pembuat kebijakan bank sentral yang sedang menjabat, menyebutkan bahwa Bank of Japan (BoJ) dapat menghilangkan batas imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10-tahun pada tahun 2023 karena meningkatnya peluang bahwa inflasi dan upah akan melebihi ekspektasi.

Sebelumnya pada hari itu, Kuroda BoJ menyebutkan bahwa Jepang belum mencapai inflasi 2% yang stabil disertai dengan kenaikan upah. Namun, pembuat kebijakan juga menyatakan, "Setelah target inflasi 2% secara konsisten terpenuhi, akan mempertimbangkan untuk keluar dari kebijakan ultra-longgar."

Oleh karena itu, keraguan pembuat kebijakan BoJ dalam menerima kebijakan moneter yang lebih ketat mendukung pembeli GBP/JPY. Hal itu dapat dikaitkan dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang baru-baru ini lesu dan penawaran  beli ringan S&P 500 Futures.

Perlu dicatat bahwa Penjualan Ritel Suka-Suka Konsorsium Ritel Inggris (BRC) melonjak 4,1% YoY pada bulan November versus 1,2% sebelumnya. Meskipun demikian, Reuters mengatakan, "Belanja konsumen Inggris naik bulan lalu pada tingkat yang sangat tertinggal di belakang inflasi, menurut survei pada hari Selasa yang menggarisbawahi tekanan pada anggaran rumah tangga menjelang liburan Natal." Sebaliknya, pembacaan akhir IMP Komposit S&P Global/CIPS bulan November Inggris turun menjadi 48,2 versus 48,3 prakiraan awal sedangkan IMP Jasa S&P Global/CIPS mengkonfirmasi prakiraan awal 48,8.

Di tengah permainan ini, saham berjangka AS mencetak kenaikan ringan dan imbal hasil obligasi pemerintah juga membalik penurunan awal sesi Asia.

Selanjutnya, berita utama seputar langkah BoJ selanjutnya dan optimisme BoE dapat menghibur para pedagang GBP/JPY di tengah kalender yang ringan.

Analisis Teknikal

GBP/JPY membenarkan pemulihan Jumat lalu dari DMA 100, sekitar 164,40 pada saat berita ini ditulis, untuk memikat pembeli. Meski begitu, garis resistensi miring ke bawah dari 10 Oktober, terakhir mendekati 167,60, membatasi kenaikan jangka pendek pasangan ini.

Meskipun demikian, RSI yang stabil (14) dan sinyal MACD yang lamban, sebagian besar berwarna merah, membuat penjual pasangan ini tetap berharap.

GBP/JPY: Grafik Harian

GBP/JPY: Grafik Harian

Tren: Penurunan lebih lanjut diharapkan

 

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Oktober Keluar Sebesar -3.2% Mengungguli Harapan -7.5%

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Oktober Keluar Sebesar -3.2% Mengungguli Harapan -7.5%
Baca lagi Previous

USD/CAD Bertahan Stabil Di Dekat Tertinggi Satu Pekan, Pembeli Berusaha Merebut Kendali Di Dekat Angka 1,3600

Pasangan USD/CAD berosilasi dalam kisaran sempit pada hari Selasa dan mengkonsolidasi reli kuat semalam sekitar 220 pip dari level di bawah 1,3400. Pa
Baca lagi Next