AUD/JPY Sentuh Kembali Terendah Mingguan di Dekat 93,50 karena Data Perdagangan Australia yang Beragam

  • AUD/JPY mengambil penawaran jual sehingga menyentuh kembali level terendah multi-hari, turun untuk hari ketiga berturut-turut.
  • Sejumlah tajuk utama seputar serangan rudal Korea Utara dan Covid membebani selera risiko.
  • Langkah The Fed mendorong imbal hasil dan menenggelamkan ekuitas sebelumnya.
  • Imbal hasil dan beberapa  katalis risiko penting untuk dorongan baru menjelang Pernyataan Kebijakan Moneter RBA.

AUD/JPY berdiri di tempat yang licin di dekat pertengahan 93,00-an selama sesi Asia hari Kamis di tengah angka perdagangan Australia yang beragam dan penghindaran risiko. Dengan demikian, pasangan lintas mata uang ini mengabaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih kuat selama tren turun tiga hari ke level terendah sejak 24 Oktober.

Surplus perdagangan Australia meningkat ke 12,444 juta di bulan September dibandingkan 8,850 juta yang diharapkan dan 8,324 juta sebelumnya sementara Ekspor menguat 7,0%, dibandingkan dengan 2,6% sebelumnya. Namun, pertumbuhan Impor turun ke 0,4% dibandingkan 4,5% sebelumnya.

Di tempat lain, penembakan rudal Korea Utara dan peringatan Jepang kepada penduduk membebani profil risiko pasar, yang pada gilirannya membebani pasangan barometer risiko ini. Pada baris yang sama bisa jadi adalah kekhawatiran terhadap virus Korona dari Tiongkok karena karantina di sekitar area yang melibatkan pabrik iPhone terbesar di dunia menentang harapan untuk meredakan kebijakan nol Covid negara naga tersebut.

Perlu dicatat bahwa imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS menguat ke level tertinggi dalam seminggu, menguat sekitar 4,11% pada saat berita ini ditulis. Alasannya bisa dikaitkan dengan pidato Ketua Federal Reserve AS (The Fed) yang menyoroti pengetatan kumulatif kebijakan moneter, kelambatan kebijakan moneter yang memengaruhi aktivitas ekonomi dan inflasi, serta perkembangan ekonomi dan keuangan. Perlu dicatat bahwa kenaikan suku bunga sebesar 75 bp oleh The Fed tidak dapat mendukung imbal hasil sebelumnya pada hari Rabu.

Dengan latar belakang ini, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis akhir-akhir ini sambil melacak kinerja Wall Street yang suram.

Selanjutnya, kalender ekonomi yang sepi di dalam negeri dapat membatasi pergerakan AUD/JPY, serta kegelisahan menjelang Pernyataan Kebijakan Moneter Reserve Bank of Australia (RBA), yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Meski begitu, sentimen masam dapat membuat pasangan mata uang ini tetap mengarah ke selatan.

Analisis Teknis

Penembusan tegas ke sisi bawah dari DMA 21, di sekitar 93,65 pada saat berita ini ditulis, mengarahkan AUD/JPY menuju support horizontal 92,80.

 

AUD/USD Turun Menuju 0,6300 meski Data Neraca Perdagangan Kuat

Pasangan AUD/USD telah tergelincir di bawah support langsung 0,6330 meskipun Biro Statistik Australia telah melaporkan kenaikan tajam dalam data Nerac
Leia mais Previous

Indeks Manajer Pembelian Jasa Irlandia Oktober Turun Ke 53.2 Dari Sebelumnya 54.1

Indeks Manajer Pembelian Jasa Irlandia Oktober Turun Ke 53.2 Dari Sebelumnya 54.1
Leia mais Next